Jatuh cinta ? ya...
semua orang pasti pernah merasakannya, dan ini yang pernah saya rasakan bahkan
sampai saat ini.
Dua semester saya
lalui, dan di tiga semester atau semester tiga saya baru menemukan cinta sejati
saya yaitu Eriana Fajar Ayuningtyas. Awalnya saya tidak yakin kalau dia bakal
mau sama saya yang hanya orang kampung yang hanya menaiki roda dua, bagaimana
tidak di pandangan saya dia adalah wanita highclass yang mungkin tipe cowonya
tidak serendah seperti saya. Dan semua perkiraan saya ternyata tidak benar,
Eriana atau biasa dipanggil Ayu adalah wanita yang rendah hati yang mau terima
semua kekurangan orang yang ada didekatnya, dan saya pun termasuk.
Pada semester 3 semua
teman kelas di semester 1 dan 2 harus dipecah dan harus beradaptasi kembali
pada semester 3, dan disitulah awal saya melihat ayu. saya merupakan orang yang
sangat pemalu apalagi untuk mendekati wanita secantik dia memerlukan beberapa
hari buat saya.
Beberapa hari berlalu
ada mata kuliah yang menyatukan kita dalam kelompok dan dikelompok itu ada lima
orang, termasuk saya dan ayu. Rasa senang pun pasti ada didiri saya bagaimana
tidak saya sekelompok sama orang yang saya suka, pembagian kelompok tersebut
lah yang membuat saya saling kenal dengan ayu. Awal saya mengenalnya yaitu pada
saat pertama kali kerja kelompok bersama yaitu dikampus, dan disitu juga
pertama kali saya duduk bersampingan dengannya, rasa tegang beserta malu pun
saya rasakan. Dan tanpa saya duga setelah selesai kerja kelompok ayu pun
meminta saya untuk bonceng ke gedung kampus yang berada dikemang karena
kebutulan pada hari itu saya dan ayu ada mata kuliah disana. “Aldi gua boleh
nebeng ga ?” tanya ayu, saya pun menjawab “motor gua jelek, apa lu mau?” ayu
juga menjawab “walaupun motor lu sebutut gerobak gua juga tetap mau”. Beberapa
menit kemudian saya menjemputnya di halte depan kampus, dan merupakan
perngalaman pertama saya naik motor berdua orang yang cantik apalagi orang itu
saya suka.
Setelah selesai kuliah
saya pun langsung pulang kerumah, sesampai dirumah ada satu pesan dan tanpa
disangka yaitu dari ayu orang yang saya suka mengucapkan terimakasih atas
tumpangannya tadi kepada saya, dari situlah perkenalan kita semakin jauh dan
membuat kita semakin dekat.
Di hari berikutnya saya
dan ayu pun sudah semakin akrab, bahkan saya juga beberapa kali mengantarnya
pulang, bahkan makan bersama. Seiring berjalannya waktu membuat ayu terbawa
perasaan atau bahasa modernnya baper terhadap saya, dari memberi saya
perhatian, ingin tahu tentang kehidupan saya, dan saya pun senang membuat saya
merasa terbang bagaikan burung yang sedang bahagia. Tahap demi tahap saya lalui
dalam mendekatinya, dan mungkin dikatakan sangat berhasil, karena ayu sudah
beberapa kali memberikan lampu hijau kepada saya untuk memastikan hubungan kita
agar lebih dekat. Sayapun merasa bingung dengan cara apa saya mengungkapkannya,
saya belum sama sekali berpengalaman soal cinta. Dan saya pun berpikir semakin
saya mengulur waktu semakin besar untuk kehilangan dia. Dan di waktu yang tepat
saya mengatakan semua isi hati saya kepadanya walaupun bisa dibilang dengan
cara yang sangat sangat sederhana, saya hanya mengatakan lewat pesan dari
handphone. Dan tanpa berpikir panjang dia pun langsung merespon pesan saya
dengan mengatakan”aku juga sayang sama kamu” dan disitulah awal kita menjalin
hubungan pada tanggal 18-10-2016.
Hubungan yang saya
jalani bersama ayu sampai saat berusia 2 tahun lebih beberpa hari, di hubungan
ini memang beberapa kali kerap mandapatkan ujian ya mungkin lumayan berat buat
kami, tapi dengan ujian tersebut justru membuat kita agar jauh lebih kuat dari
sebelumnya. Dan intinya saya bahagia menjalaninya dan saya bahagia, bangga
memilikinya. Dia adalah wanita yang sering memotivasi saya agar lebih maju,
wanita yang mau menerima semua kekurangan saya, yang selalu menghibur saya,
menemani hari hari saya. Dan saya berharap saya dapat memilikinya selamanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar